Header Ads

Vietnam meminta FIFA menghukum pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong setelah dia diberi kartu merah di play-off Olimpiade Paris 2024.

     Seperti yang diketahui bersama, wasit Francois Letexier memberi Shin Tae-yong dua kartu kuning di laga play-off Olimpiade Paris 2024.

  keputusan kontroversial Francois Letexier yang memberi penalti kedua kepada Guinea membuat Shin Tae-yong marah.

Meskipun protes keras Shin Tae-yong hanya menghasilkan kartu kuning, kemarahan pelatih Korea membuatnya diusir dari lapangan.


Setelah terjadi kekacauan di pinggir lapangan, Francois Letexier dengan yakin mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Shin Tae-yong.
Pada akhirnya, tim Garuda Muda kalah dengan skor tipis 0-1. Gol tunggal Guinea dicetak melalui penalti di babak pertama.

Shin Tae-yong dan tim U-23 Indonesia akhirnya pulang ke Tanah Air tanpa tiket Olimpiade Paris 2024.

Meskipun begitu, Shin Tae-yong tetap merasa kesal dengan Francois Letexier.

Untuk pertandingan terakhir, sebenarnya


BACA JUGA : SKENARIO TIMNAS LOLOS OLIMPIADE PARIS

Namun, dengan adanya keputusan yang tidak adil dari wasit, itu yang membuat saya tidak bisa menerimanya."

"Beberapa kali saya memutar video pertandingan, tetapi tetap ada kesalahan dari wasit, itu yang disayangkan."

"Apa yang dirasakan saya pasti sama dengan penggemar sepak bola Indonesia," imbuhnya. ucap shin tae-yong

Perkara kartu merah, respons menarik ditunjukkan salah satu media Vietnam yang merengek meminta FIFA memberi hukuman kepada Shin Tae-yong.

Untuk memastikan tiket ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, tim Garuda hanya membutuhkan satu kemenangan lagi. 


Media Vietnam ini juga secara terang-terangan menantikan Shin Tae-yong menerima hukuman dari FIFA karena kartu merah tersebut.




BACA JUGA : LAGA TIMNAS INDONESIA VS GUINEA DIGELAR TERTUTUP

Soha.vn melaporkan, "Terkait kartu merah pelatih Shin Tae-yong pada laga terakhir, sejumlah orang mengatakan bahwa pelatih tersebut akan didiskualifikasi."


Pada Juni 2024 mendatang, tim nasional Indonesia akan melawan Irak dan Filipina dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang tersisa.

Mereka juga menyatakan bahwa FIFA dan Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) belum memberikan pengumuman apa pun mengenai hukuman yang diterima pelatih asal Korea tersebut.

Soha.vn meminta FIFA untuk memberikan hukuman kepada Shin Tae-yong karena kartu merah di game, meskipun dasar aturannya tidak jelas.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.